Kamis, November 04, 2010

Pramuka dadi Manten

Sri, kira kira telung taun
Anggonku tansah ngalamun
Kayungyung slira kang tekun
Linali saya ngalela bayangane saya cetha
Pancen dek jaman semono
Yen ketemu ra ana opo, sok malah gawe gela
Senenge tansah mbebedo
Jebul mung kanggo sarana
Nuwuhke rasa trisna asmara
Dudu bandha dudu rupa, iman islam dadi tetaline
Guyub rukun kadya pepindhane mimi lan mintuna
Saiki janji prasetyo, urip sing prasaja
Muga padha manggih rahayu widodo

dengan ini, saya memantapkan diri dan hati, akan menikah dengan pilihan kami (insyaAlloh pilihan yang tepat) yaitu Sri Edy Nugroho Wati

acara dilaksanakan pada tanggal : 7 November 2010, mulai jam 10.00 WIB

bertempat: Jl. Dworoko II RT 2 RW 3, Kel. Cangkiran, Mijen, Semarang
(Rumah Bpk. Marsono, Ibu Bandiyah)

kepada Bapak/Ibu/Teman/Rekan/Kaka
k/Adik dan siapa yang berkenan rawuh, mangga kulo tenggo kanti lumebering manah

nyuwun donga lan pangestunipun
mugiyo dados keluargo sakinnah, mawwadah, warrohmah...amiiin


Senin, September 13, 2010


assalamu'alaikum....
semoga Alloh menerima amal Panjenengan dan juga amal saya,
mohon maaf lahir dan batin,
semoga bisa bertemu lagi....amin

Kamis, Juli 08, 2010

dari IAIN kembali ke Sekolah

28 juni - 3 Juli 2010 masa KMD di IAIN Walisongo, usai.
masa diklat se-jawa itu menjadi kenangan. baru kali itu saya tak hapal nama peserta didik kelas yang saya ampu, mungkin seabrek tugas lain (non pramuka) sebagai sebabnya. berangkat jam 6 dan pulang jam 18.30, hampir setiap hari, selama sepekan. rasa was-was dan imbang berimbang, 11 orang saya tangguhkan. begitulah ekses dari peningkatan kriteria kelulusan peserta yang kini menyaratkan 85% minimal untuk kehadiran, belum lagi 5 syarat lainnya.

KMD ini menjadi masa yang penuh tantangan, inilah kali pertama tugas begitu banyak disandang, mulai menjadi pelatih, staf dan humas, wali kelas, koordinator perkemahan, dan wakil pemimpin kursus. kesan itu bertambah istimewa tatkala harus melaporkan hasil kelulusan peserta, dari 60 orang, lulus 49 dan ditangguhkan 11 orang. seingat saya, baru kali ini KMD dengan jumlah peserta yang sedikit namun penangguhan cukup banyak.

KMD telah berakhir, demikian hasil yang ditorehkan. protes, pujian, kritik, dan saran peserta yang datang mesti disikapi dengan tenang dan kesantunan. saya terkesan dengan panggilan peserta kepada saya, "si malaikat penjaga" atau "Kakak SK Kwarnas", karena sedikit-sedikit saya sandarkan dengan keputusan/aturan yang memayungi kepramukaan. bagaimanapun, disiplin dan ketegasan, dibalut kesantunan dan kesederhanaan. oleh-oleh diare dan kini alergi dingin menandai titik kulminasi usaha dan perjuangan kali ini.

salam hormat untuk semua, entah kapan bisa berjumpa kembali dengan peserta-peserta KMD lainnya, eks peserta KMD yang telah bertebar menjadi pembina.

kini, saatnya kembali ke tugas utama, guru, pendidik, mendampingi peserta didik. menghadapi anak-anak yang kadang menyemangati tugas, atau kadang menjenuhkan karena polah-polah tak beraturan. keyakinan saya, mereka akan menuai hasil dari apa yang mereka perbuat, demikian juga dengan saya.

ora et labora, doa kini semakin kupanjatkan, agar hidup ini lebih bermakna dan bermanfaat. sehingga saatnya maut menjemput, khusnul khotimah adalah cita-cita....semoga.


Minggu, Juni 13, 2010

Menjelang Liburan ...

minggu ini, kegiatan rutin di sekolah sedang padat-padatnya
dari mengadakan ulangan, remidi, ujian akhir semester, mengoreksi, mengolah nilai dll sampai melayani curhat anak-anak.
sedikit demi sedikit selesai juga... alhamdulillah, semua berkah dari Alloh yang mengkaruniakan.

liburan hampir menjelang, liburan atau tidak, show must go on. aktivitas tetap berjalan dan bukan untuk bersantai membuang waktu.

semoga di dalam kesulitan ada kemudahan,..amin.

Minggu, Mei 30, 2010

kEBAIKAN untuk kEBAIKAN


mengapa kita selalu meminta? padahal sedikit yang bisa kita berikan. bahkan, ketika sudah memberikan, apakah keikhlasan sekadar pemanis bibir? banyak pula orang yang ingin sukses, tapi kesuksesan seperti apa juga masih samar dalam kebingungan, belum lagi upaya untuk sukses patut dipertanyakan.

"dia tak pernah memberi apa-apa kepadaku, atas dasar apa aku memberi padanya?" demikianlah yang sering saya dengar. diberi untuk memberi, membalas baik karena diberi duluan ataupun membalas dendam karena kita didzolimi...a a a tidak demikian, mestinya.

di dalam rezeki kita, ada hak orang lain yang mesti ditunaikan. meyakini bahwa kebaikan berbalas kebaikan, itu tepat karena Alloh menyatakan begitu.

adakalanya orang membutuhkan, setelah perjumpaan dan bertukar gagasan, akhirnya ia mengatakan "ah sama sekali nggak dapat apa-apa dari dia!", bijakkah demikian?

berkata-kata tak ada habisnya.....sampai jumpa lagi.

Sabtu, Mei 01, 2010

MASA SMA...


Esuk-esuk numpak Bis RELA
Dengan menenteng tas ransel dan jaket, ku berjalan menyusuri trotoar Purwodadi. Suasana mulai ramai, anak-anak sekolah bergegas berangkat dengan segenap uneg-uneg dan semangatnya masing-masing.

Ingat masa SMA, ke sekolah mengejar angkot dan bus yang semakin berjejal. Seringnya tak kebagian tempat duduk. ada saja ceritanya, dari teman sekolah (perempuan) yang minta pangku sampai mereka colak-colek di dalam bus.

Saya pernah terlambat juga, seingat saya itu 3 kali. Di sekolah punya musuh juga, anak-anak bandel, tukang minum, hingga tukang mbolos adalah musuh bebuyutan. Pasalnya, saya yang sering lapor ke guru BP kalau ada pelanggaran.

Kala itu, hidup hemat sudah berjalan sekian waktu. Sangune pancen pas-pasan. Kita harus menahan diri untuk sekadar jajan demi pulang tak ketinggalan angkutan. Nah, pada akhir pekan kita sedikit bisa mencicipi tabungan kecil-kecilan, guna menikmati sebotol sprite atau coca cola bersama adik-adik angkatan sesama pengurus Osis.

Hampir tiada waktu kosong, pagi sampai siang pelajaran. Pulang sekolah berpramuka atau rapat OSIS atau mengadakan kegiatan Rohis. Suara saya memang tak merdu, dengan keyakinanlah sehingga melantukan syair-syair religi bersama kawan-kawan nasyid "Rayahan Usamah".

Masa itu memang lewat, kini teringat. Semoga yang baik diteruskan, yang jelek tak terulang.

wassalam.

Rabu, April 28, 2010

temanku sekantung Roti



Dari Sekolah membawa sekantong roti. harganya 10 ribu.
roti isi keju dan cokelat. kutaruh di atas meja.
tiap hendak ke kantor, sebelum menikmatinya, kupandangi dalam dalam.
seekor kucing yang setiap hari menunggu di depan kamar, dia hanya menunggu. setiap ditawari roti, ia diam, sedikit berlari menjauh. kucing yang aneh, seaneh aku sendiri.

roti itu kini tinggal satu, memang dibiarkan tak dimakan, karena telah tumbuh cendawan.
roti itu menjadi teman dikala tak ada televisi yang menghibur, tak ada canda teman yang menggoda.

nikmat itu datang terus, dan menikmatinya adalah jalan untuk menghargai-Nya.

Kamis, April 08, 2010

Pengabdian....baru awal


mengawali dengan Bismillah...

di sini nampak sepi, serasa sepi, ku sendiri dalam ketawakalan dan kepasrahan

jauh dari keluarga, sanak-kadang, rencang...

seperti inilah dulu awal di Semarang, kini terulang, jauh dari orang tersayang

mencoba mengabdikan ilmu menjadi "gawan, barang, dan bintang"

"ngelmu iku kalakone kanti laku", jadi ilmu bukan untuk diperdebatkan, namun dilakukan, diamalkan

bertanya seperlunya, namun lakukan sebanyak-banyaknya dan sebaik yang ku mampu

kumohon dukungan dan ikut serta doa dari segenap kawan dan lawan

memohon Ridho dari Alloh SWT, kupanjatkan permohonan dengan seksama, semoga diterima

amin

(Purwodadi, SMAN1TRH, 7/4'10, 12.30)

Sabtu, April 03, 2010

SEMANGAT KMD FIS UNNES 2010



mulai hari selasa, 30 maret 2010, dan direncanakan usai tgl 4 April, sejumlah 218 mahasiswa Unnes bergelut dengan seragam pramuka, berbagai kegiatan yang terangkum dalam Kursus pembina Mahir tingkat dasar.

Kakak-kakak peserta dengan begitu antusiasnya berusaha mengikuti kegiatan ini. ada rasa bosan, senang, dan juga mengalami kejenuhan, itu hal wajar. setiap pelatih berusaha semaksimal mungkin menjadi fasilitator kegiatan.

ada beberapa tujuan ketika seseorang berpartisipasi dalam Pendidikan dan atau pelatihan, diantaranya:
1. mendapatkan sertifikat
2. mendapatkan pengetahuan
3. mendapatkan pengalaman
4. mendapatkan teman dan mitra tugas
5. ibadah
6. dsb.
lazimnya, kegiatan diharapkan berhasil. namun, ada saja halangan, tantangan, dan gangguan. termasuk, hujan yang begitu tercurah selama beberapa hari ini. kita tetap bersemangat, menyerah jika benar tak mampu.

semoga Alloh meridhoi.


Selasa, Maret 30, 2010

Salam perpisahan sementara


alhamdulillah hari ini Selasa, 23 Desember 2009, pengumuman kelulusan CPNS diterbitkan secara serentak di Jawa Tengah usai mengikuti tes pada 6 Desember lalu, saya dinyatakan diterima di Kabupaten Grobogan. Saya berharap bisa bertugas sebagaimana profesi yang saya inginkan, Pengembang teknologi pembelajaran, namun tampaknya saya mesti menjalani sebagai abdi negara, guru TIK, sebuah profesi yang cukup baru dengan kompleksitas masalah yang baru pula.


dengan tugas baru itu, nantinya saya berharap bisa menerapkan ilmu yang saya peroleh, yang saya cari, dan yang saya kembangkan. Melahirkan pencerahan, dan membangkitkan kesadaran.


tentu akan ada perpisahan dengan teman-teman, sesepuh, kakak-kakak, dan saudara di Semarang. semoga kita bertemu lagi dalam keadaan yang sebaik-baiknya.


tugas di bidang Pembelajaran menjadi titik awal untuk perubahan dan perbaikan pendidikan. semoga, idealisme saya tetap terjaga dengan penuh kesetiaan dan kejujuran...mohon didoakan! dan hari ini, Senin 29 Maret 2010 adalah perdana bagi saya menyandang status sebagai GURU. dari siswa/murid menjadi guru, tapi aku tetaplah murid.




ada masa dimana kita harus bertemu, dan selanjutnya berpisah dengan penuh kelapangan hati dan kejernihan jiwa. maafkan segala kesalahan saya kepada semuanya yang merasa terdzolimi.


hal yang tetap saya harap, kita tetap berkomunikasi, saya tetap menjadi pramuka. Sekali pandu tetap pandu, sekali pramuka tetap pramuka!


pramuka sepanjang hayat, sedetik dimata,. selamanya dijiwa!

Minggu, Maret 14, 2010

ANTARA KONDOM DENGAN “BANYAK ANAK BANYAK REZEKI”

ngulik-ulik koran lawas....
Seperti ditulis Kompas, Kamis (25/1/2007), singkatnya bahwa, bagi warga Korsel tahun 2007 sebagai Tahun Babi Emas membawa nilai positif yaitu membawa harapan dan berkah. Namun bagi pabrik kondom, Tahun Babi Emas justru membawa kerugian karena pembelian kondom menurun drastis disebabkan sebagian para istri lebih memilih hamil dan melahirkan tahun ini supaya anaknya membawa berkah dan diberkahi.

Bagaimana kalau Indonesia khususnya Jawa punya tahun “hebat” misalnya Tahun Kebo Emas? Fenomena ini bukan sekadar pertunjukan dramatis manusia dalam sisi ingin mencapai derajat kepuasan materiil dan spiritual. Nah, bagaimana sikap orang jawa dalam konteks kebutuhan akan kondom? Wong Jawa mempunyai perhitungan tahun-tahun sebagai masa baik dan buruk, dan membaginya dalam mangsa-mangsa yang cukup rumit. Tapi soal kondom tidaklah penting, mengapa begitu? Zaman dulu ketika masih pakai lampu teplok (lampu dengan bahan bakar minyak tanah atau minyak kelapa) alias zaman belum mengenal listrik, orang jawa memiliki anak dalam jumlah banyak -bisa 10 atau lebih dari itu- sesuatu yang luar biasa. Waktu itu jelas tidak ada kondom, makin luar biasa lagi karena wong jawa punya ungkapan “banyak anak banyak rezeki”.

Lha sekarang bagaimana? Nyatanya orang jawa juga tidak terbiasa pakai kondom. Ini terjadi karena mereka mungkin tak suka pakai kondom, sebab malah tidak nyaman. mungkin bisnis kondom tak cocok di negeri ini karena “isi otak” kita memang tidak soal itu. Kultur kita tidak ingin “terkondomi” oleh yang lain-lain apalagi untuk urusan yang satu itu (hubungan Pasutri). Bukan berarti kita ini regresif, buktinya kita sudah “terkondomi” oleh racun Barat berupa sikap hedonistik dan paham konsumerisme, Sitik-sitik mewah – sitik-sitik tuku.

Tapi nampaknya sudah ada pergeseran paradigma juga, nyatalah orang jawa membatasi dalam melahirkan anak. Jumlah anak dalam satu keluarga antara 2-3 orang. Hal itu tentu tidak lepas dari tuntutan kebutuhan hidup dan himpitan masalah ekonomi yang sedang sulit. Apalagi, pemerintah Jateng melalui Pak Bibit Waluyo juga nyengkuyung program KB. Jadi ternyata prinsip hidup “banyak anak banyak rezeki” luntur juga karena soal ekonomi pailit, melilit, pelit, dan sulit.



Selasa, Maret 02, 2010

MEROKOK MENURUNKAN KONSENTRASI




Oleh: Sandra Novita Sari


Siapa bilang merokok dapat meningkatkan konsentrasi ? Alasan klise para pecandu rokok yang mengatakan rokok dapat mendatangkan berbagai inspirasi dan ide cemerlang itu terbantahkan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Amerika Serikat menyebutkan hal sebaliknya. Zat nikotin yang terkandung dalam rokok justru memyebabkan degradasi atau setidaknya berpotensi menurunkan tingkat perhatian dan konsentrasi para perokok aktif maupun pasif.


Sejumlah peneliti yang dipimpin Leslie Jacobson menemukan fakta bahwa remaja perokok yang juga terkena racun nikotin saat masih berada dalam kandungan menunjukan penurunan yang signifikan pada kemmpuan memperhatikan dan konsentrasi yang berkaitan dengan terganggunya penglihatan dan pendengaran mereka.


Penurunan tingkat perhatian dan konsentrasi akibat nikotin ini juga berpengaruh pada pria dan wanita meski dengan cara yang berbeda. Pada wanita misalnya, wanita perokok dengan kandungan nikotin yang tinggi berpotensi mengalami gangguan pada kesehatan rahim. Sementara pada pria zat nikotin berpengaruh pada pendengaran. Perbedaan pengaruh nikotin pada pria dan wanita sangat tergantung pada kerja nikotin terhadap produksi hormon.


Bila suatu penelitian membuktikan adanya penurunan kemampuan konsentrasi akibat pengaruh nikotin, lalu mengapa para pecandu rokok meyakini bahwa rokok dapat meningkatkan kemampuan berpikir? 

Menurut para ahli, nikotin bekerja dengan meningkatkan daya pacu jantung sehingga para perokok merasa lebih bersemangat. Selain itu, nikotin juga memacu produksi salah satu zat kimia yang terdapat pada otak yang disebut dopamine, zat ini berfungsi melegakan pikiran dan menenagkan. Meski demikian dalam jangka panjang nikotin justru mengurangi kemampuan otak.

                                                                                                


Efek dopamine secara tak langsung adalah merangsang perokok untuk merokok lebih banyak lagi agar dapat merasakan efek yang serupa.

Jika kebutuhan rokok tidak dipenuhi, maka akan timbul perasaan depresi dan kelelahan yang disebabkan menurunnya kemampuan untuk merespon dopamine tersebut. Inilah fase kecanduan pada perokok.


Jadi untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya langkah-langkah konkret semacam seminar dan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bahwa dibalik kenikmatan yang diberikan rokok, ada bahaya besar yang mengancam keselamatan jiwa.

_Sandra Novita Sari, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNNES

Jumat, Februari 05, 2010

ehem....wuzzz....wuzzz (part 2)

Ahad, 4 Oktober 2009

Pagi dibangunkan, dalam ketermenungan.
Adalah menyakitkan bila aku dilupakan ..(hehe...ndak juga)
Seperti habis manis sepah dibuang (seperti tebu)
Ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang (ini syair lagu)
Ada guna dipakai, tak ada guna digadai
Maka, mematrikan sikap diri, aku tak begitu
Beginikah keikhlasan itu terukur, memberi tak mengharap kembali
Akan kuingat setiap mereka, setiap yang mereka lakukan padaku

Setiap waktu berlatih tersenyum, membuat bibir smile
Senyum dalam suka-duka, dalam kegetiran
Bahwa tidak semua dinilai secara hitam putih, benar-salah

Jika hari ini saya ditanya, “bagaimana kabarmu?”
Saatnya menjawab:
“oh luar biasa, saya merasa senang, saya merasa tenang”
“saya sedang bersemangat”
“saya ingin lebih banyak tersenyum, seandainya Anda berjumpa dengan saya sekarang, Anda akan melihat senyum saya, karena saya ingin mengajak Anda melakukan hal yang sama”

“wau…indahnya hari yang mendung ini, saya merasa Tuhan semakin cinta padaku”
“hari yang melelahkan, namun begitu hidup”
“hari ini saya merasa lebih bisa bermanfaat, bisa mendengar keluh kesah dan saya bisa memberi saran, bukan untuk menghakimi”.
“bagaimana kabar saya?” ehem saya merasa umur saya semakin berkurang, maka ingin lebih berguna bagi orang banyak, termasuk bagi Anda, maka katakan apa yang dapat saya bantu?”


Rabu, Januari 27, 2010

Apa Kabar KMD PGSD Unnes 2010


Salam pramuka!

Selamat bergabung para peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) PGSD Unnes 2010 angkatan ke-1 di dalam "Kawah Candradimuka", dalam penggemblengan menuju Pembina Pramuka yang berkualitas.

Kami di Pusdiklatcab Kota Semarang, jajaran Pelatih Pembina berusaha sebaik dan seoptimal mungkin memberikan pelayanan dan bantuan. Tentu ada hal-hal dari kami yang tidak berkenan kepada Kakak-kakak sekalian. Kami, sadar dalam beberapa hari ini ada kealpaan yang terjadi, seperti ada kekosongan jam session sehingga peserta tidak mendapatkan haknya. Namun, kami terus berbenah, pada masa ini memang kami sedang masa transisi kepengurusan Kwartir Cabang, sehingga ada tugas-tugas yang terkesan samar dan tumpak tindih personil yang mengerjakannya.

Ada masukan, kritik, dan saran menjadi bahan yang benar-benar kami perhatikan. Lemdikacab Kota Semarang, sebagai bagian dari bidang Binawasa saat ini mendapat predikat sebagian bidang Pembinaan Orang Dewasa terbaik se-Jateng. Kami akan terus mempertahankan dan meningkatkannya.

Selamat mengikuti kegiatan dengan sebaik mungkin, kerjakan tugas, dan mintalah izin secara tertib. Apabila ada kesulitan dan masukan sampaikan langsung kepada tim pelatih atau datangi ruang Sekretariat Pelatih.

Semoga Kakak-kakak daapat mencapai harapan dan tujuan, demikian halnya semoga tujuan kami tercapai..amin.


wassalam.


Widodo
(Pelatih Pusdiklatcab Kota Semarang)
SHL: 095/SHL/XI.33


Selasa, Januari 19, 2010

Menjelang Akhir "tugasku"



kritik mengkritik kritik...tak habis habis

Menjelang KMD PGSD Unnes 2010, tanggal 25-31 Januari. Menjelang KMD IKIP PGRI prodi BK tgl 8-14 februari 2010. Menjelang KMD IKIP PGRI prodi PGSD tgl 15-21 Februari 2010.

Menjelang masa tugas berakhir, meski bukan akhir sebagai pramuka. Ada rasa senang tapi bukan kebanggaan, sebab untuk apatah kebanggaan itu? Ada duka yang ditutup sedemikian rupa. Kubuang jauh kata-kata "malas", "bodoh", namun tak selalu memuaskan semua, toh memang bukan alat pemuas. Melakukan dengan segenap kemampuan, menekan ketidakpercayaan diri menjadi yakin. Mendisiplinkan diri secara pribadi dan profesi. Do the right thing, first time, and every time.

Semoga Alloh mewujudkan doa, sebab Ia Maha Tahu kebutuhan hamba-Nya. Seakan umur ini mungkin memang tak panjang lagi, dan memang kita tak benar-benar tahu kapan menghadap-Nya. Ssementara itu pengabdian tetap teguh. Aku tak ingin lagi sendiri, untuk memahami diri sendiri dan teman sejati.


Jumat, Januari 01, 2010

Lesap

Lesap , by kakwid


Jika ada seorang ukhti menginginkan engkau meneleponnya, aku baru tahu hal ini karena ia menganggap bahwa itu begitu berarti baginya, bagi hubungan yang lebih serius. Bahwa ia membutuhkan pengakuan, bahwa ia menutupi rasa “aku sayang padamu”, pengharapannya yang besar menunjukkan pembuktian cintanya.


Kadang, ada hal yang tak ingin kita lepaskan dan ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari segalanya. Ladang kasih dan amal itu begitu luasnya, tak pantas menghabiskan hari-hari demi satu orang yang katanya tulus cintanya.


Bisa saja, Cinta bagiku adalah ketika engkau tidak mempedulikanku, aku masih menunggumu dengan setia, adalah ketika engkau mulai mencintai orang lain atau memiliki beberapa pilihan lain dan aku masih bisa tersenyum sambil berkata, "Aku turut berbahagia untukmu", meski hatiku merintih dan aku tak mengatakannya, tapi ini bukan akhir segalanya. Pramuka mengenal kata menyerah, namun yang pasti ia tak mudah menyerah.


Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu, biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi. Cinta tak mesti selalu berakhir bahagia, karena cinta memang tak harus berakhir. Masih banyak cinta di luar sana dan di dalam hati.


Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal, tetapi mereka yang tetap tegar ketika sedang jatuh. Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu, engkau akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat engkau akan menyadari bahwa penyesalan kadang harus ada didalam hidupmu, supaya kesalahan tak terulang. Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat yang seharusnya ada di dalam hidupmu.


Aku belajar menjadi sahabat atau orang teristimewa bagimu. yang akan mengerti ketika engkau berkata, "Aku lupa" “Aku Bingung”. Aku akan tetap setia menunggu ketika engkau berkata, "Tunggu sebentar". Hatiku akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika engkau berkata, "Tinggalkan aku sendiri " atau “jangan hubungi aku, jangan SMS lagi!” atau “anggaplah diantara kita selama ini tak ada apa-apa” atau “mulai saat ini, nomormu akan kuhapus!”. Saat engkau berkata untuk meninggalkanku, aku akan pergi meninggalkanmu sesaat, memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri, tetapi pada saat-saat itu, hatiku tidak akan pernah meninggalkanmu. Dan sewaktu aku jauh darimu, aku akan selalu mendoakanmu.


Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang, Tetapi ketika cinta itu tulus, meskipun mungkin kelihatannya engkau kalah, Tetapi sebenarnya engkau menang karena engkau dapat berbahagia sewaktu engkau dapat mencintai seseorang lebih dari engkau mencintai diri engkau sendiri.


Akan tiba saatnya dimana engkau harus berhenti mencintai seseorang. Bukan karena orang itu berhenti mencintaimu atau karena ia tidak mempedulikanmu, melainkan saat engkau menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kau melepasnya.


Lebih baik menunggu orang yang benar-benar engkau inginkan, daripada berjalan bersama orang "yang tersedia". Lebih baik menunggu orang yang engkau cintai, daripada orang yang berada di "sekelilingmu". Lebih baik menunggu orang yang tepat, karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya "seseorang" atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat.


Kadangkala, orang yang engkau cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu, dan kadangkala teman yang membawamu di dalam “pelukannya” dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak engkau sadari. Dialah yang bersedia mendengarkanmu yang pantas untuk bersamamu, bukan dia dia yang hanya ingin berbagi kesenangan, bukan orang yang senag ber-tos atas kesuksesan atau kesepahaman yang membanggakan. Perhatikanlah sekeliling betapa bukan hanya engkau yang butuh kasih sayang, ia yang memberi dengan hati dan mendengar dengan hati.


Ucapan yang keluar dari seseorang dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya. Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar, ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana. Ucapan yang keluar dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati. Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita, tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri.


Tidak ada orang yang mengaku cinta pada Tuhannya yang tak diuji cintanya itu. tidak ada orang yang mengaku sabar yang tak diuji kesabarannya itu. Tidak ada orang yang terbiasa memotivasi orang lain yang tidak dicoba diturunkan semangatnya itu. Orang yang bilang kepada temannya "ikhlaskanlah!", maka pasti suatu saat akan mengalami kecewa, itu untuk membuktikan keikhlasannya sendiri. Pasti diuji, pasti dicoba! maka, saya belajar untuk itu.


Ini ungkapan hati dan logika, meski kutipan darimana-mana. Mungkin ini bukan akhir, tetapi bisa berakhir jika engkau menginginkannya.


Aku si pramuka bukan siapa-siapa yang tidak penting atas kepergiannya, namun jejak pemikiran dan barisan ide yang mencerahkan merupakan kenikmatan yang tidak semua punya. Jejak ide bukan bangunan monumental yang lebih berguna.


*Lesap: hilang secara berangsur-angsur

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!