Minggu, Mei 30, 2010

kEBAIKAN untuk kEBAIKAN


mengapa kita selalu meminta? padahal sedikit yang bisa kita berikan. bahkan, ketika sudah memberikan, apakah keikhlasan sekadar pemanis bibir? banyak pula orang yang ingin sukses, tapi kesuksesan seperti apa juga masih samar dalam kebingungan, belum lagi upaya untuk sukses patut dipertanyakan.

"dia tak pernah memberi apa-apa kepadaku, atas dasar apa aku memberi padanya?" demikianlah yang sering saya dengar. diberi untuk memberi, membalas baik karena diberi duluan ataupun membalas dendam karena kita didzolimi...a a a tidak demikian, mestinya.

di dalam rezeki kita, ada hak orang lain yang mesti ditunaikan. meyakini bahwa kebaikan berbalas kebaikan, itu tepat karena Alloh menyatakan begitu.

adakalanya orang membutuhkan, setelah perjumpaan dan bertukar gagasan, akhirnya ia mengatakan "ah sama sekali nggak dapat apa-apa dari dia!", bijakkah demikian?

berkata-kata tak ada habisnya.....sampai jumpa lagi.

Tidak ada komentar:

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!