Sabtu, Mei 01, 2010

MASA SMA...


Esuk-esuk numpak Bis RELA
Dengan menenteng tas ransel dan jaket, ku berjalan menyusuri trotoar Purwodadi. Suasana mulai ramai, anak-anak sekolah bergegas berangkat dengan segenap uneg-uneg dan semangatnya masing-masing.

Ingat masa SMA, ke sekolah mengejar angkot dan bus yang semakin berjejal. Seringnya tak kebagian tempat duduk. ada saja ceritanya, dari teman sekolah (perempuan) yang minta pangku sampai mereka colak-colek di dalam bus.

Saya pernah terlambat juga, seingat saya itu 3 kali. Di sekolah punya musuh juga, anak-anak bandel, tukang minum, hingga tukang mbolos adalah musuh bebuyutan. Pasalnya, saya yang sering lapor ke guru BP kalau ada pelanggaran.

Kala itu, hidup hemat sudah berjalan sekian waktu. Sangune pancen pas-pasan. Kita harus menahan diri untuk sekadar jajan demi pulang tak ketinggalan angkutan. Nah, pada akhir pekan kita sedikit bisa mencicipi tabungan kecil-kecilan, guna menikmati sebotol sprite atau coca cola bersama adik-adik angkatan sesama pengurus Osis.

Hampir tiada waktu kosong, pagi sampai siang pelajaran. Pulang sekolah berpramuka atau rapat OSIS atau mengadakan kegiatan Rohis. Suara saya memang tak merdu, dengan keyakinanlah sehingga melantukan syair-syair religi bersama kawan-kawan nasyid "Rayahan Usamah".

Masa itu memang lewat, kini teringat. Semoga yang baik diteruskan, yang jelek tak terulang.

wassalam.

Rabu, April 28, 2010

temanku sekantung Roti



Dari Sekolah membawa sekantong roti. harganya 10 ribu.
roti isi keju dan cokelat. kutaruh di atas meja.
tiap hendak ke kantor, sebelum menikmatinya, kupandangi dalam dalam.
seekor kucing yang setiap hari menunggu di depan kamar, dia hanya menunggu. setiap ditawari roti, ia diam, sedikit berlari menjauh. kucing yang aneh, seaneh aku sendiri.

roti itu kini tinggal satu, memang dibiarkan tak dimakan, karena telah tumbuh cendawan.
roti itu menjadi teman dikala tak ada televisi yang menghibur, tak ada canda teman yang menggoda.

nikmat itu datang terus, dan menikmatinya adalah jalan untuk menghargai-Nya.

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!