Kamis, April 08, 2010

Pengabdian....baru awal


mengawali dengan Bismillah...

di sini nampak sepi, serasa sepi, ku sendiri dalam ketawakalan dan kepasrahan

jauh dari keluarga, sanak-kadang, rencang...

seperti inilah dulu awal di Semarang, kini terulang, jauh dari orang tersayang

mencoba mengabdikan ilmu menjadi "gawan, barang, dan bintang"

"ngelmu iku kalakone kanti laku", jadi ilmu bukan untuk diperdebatkan, namun dilakukan, diamalkan

bertanya seperlunya, namun lakukan sebanyak-banyaknya dan sebaik yang ku mampu

kumohon dukungan dan ikut serta doa dari segenap kawan dan lawan

memohon Ridho dari Alloh SWT, kupanjatkan permohonan dengan seksama, semoga diterima

amin

(Purwodadi, SMAN1TRH, 7/4'10, 12.30)

Sabtu, April 03, 2010

SEMANGAT KMD FIS UNNES 2010



mulai hari selasa, 30 maret 2010, dan direncanakan usai tgl 4 April, sejumlah 218 mahasiswa Unnes bergelut dengan seragam pramuka, berbagai kegiatan yang terangkum dalam Kursus pembina Mahir tingkat dasar.

Kakak-kakak peserta dengan begitu antusiasnya berusaha mengikuti kegiatan ini. ada rasa bosan, senang, dan juga mengalami kejenuhan, itu hal wajar. setiap pelatih berusaha semaksimal mungkin menjadi fasilitator kegiatan.

ada beberapa tujuan ketika seseorang berpartisipasi dalam Pendidikan dan atau pelatihan, diantaranya:
1. mendapatkan sertifikat
2. mendapatkan pengetahuan
3. mendapatkan pengalaman
4. mendapatkan teman dan mitra tugas
5. ibadah
6. dsb.
lazimnya, kegiatan diharapkan berhasil. namun, ada saja halangan, tantangan, dan gangguan. termasuk, hujan yang begitu tercurah selama beberapa hari ini. kita tetap bersemangat, menyerah jika benar tak mampu.

semoga Alloh meridhoi.


Selasa, Maret 30, 2010

Salam perpisahan sementara


alhamdulillah hari ini Selasa, 23 Desember 2009, pengumuman kelulusan CPNS diterbitkan secara serentak di Jawa Tengah usai mengikuti tes pada 6 Desember lalu, saya dinyatakan diterima di Kabupaten Grobogan. Saya berharap bisa bertugas sebagaimana profesi yang saya inginkan, Pengembang teknologi pembelajaran, namun tampaknya saya mesti menjalani sebagai abdi negara, guru TIK, sebuah profesi yang cukup baru dengan kompleksitas masalah yang baru pula.


dengan tugas baru itu, nantinya saya berharap bisa menerapkan ilmu yang saya peroleh, yang saya cari, dan yang saya kembangkan. Melahirkan pencerahan, dan membangkitkan kesadaran.


tentu akan ada perpisahan dengan teman-teman, sesepuh, kakak-kakak, dan saudara di Semarang. semoga kita bertemu lagi dalam keadaan yang sebaik-baiknya.


tugas di bidang Pembelajaran menjadi titik awal untuk perubahan dan perbaikan pendidikan. semoga, idealisme saya tetap terjaga dengan penuh kesetiaan dan kejujuran...mohon didoakan! dan hari ini, Senin 29 Maret 2010 adalah perdana bagi saya menyandang status sebagai GURU. dari siswa/murid menjadi guru, tapi aku tetaplah murid.




ada masa dimana kita harus bertemu, dan selanjutnya berpisah dengan penuh kelapangan hati dan kejernihan jiwa. maafkan segala kesalahan saya kepada semuanya yang merasa terdzolimi.


hal yang tetap saya harap, kita tetap berkomunikasi, saya tetap menjadi pramuka. Sekali pandu tetap pandu, sekali pramuka tetap pramuka!


pramuka sepanjang hayat, sedetik dimata,. selamanya dijiwa!

Minggu, Maret 14, 2010

ANTARA KONDOM DENGAN “BANYAK ANAK BANYAK REZEKI”

ngulik-ulik koran lawas....
Seperti ditulis Kompas, Kamis (25/1/2007), singkatnya bahwa, bagi warga Korsel tahun 2007 sebagai Tahun Babi Emas membawa nilai positif yaitu membawa harapan dan berkah. Namun bagi pabrik kondom, Tahun Babi Emas justru membawa kerugian karena pembelian kondom menurun drastis disebabkan sebagian para istri lebih memilih hamil dan melahirkan tahun ini supaya anaknya membawa berkah dan diberkahi.

Bagaimana kalau Indonesia khususnya Jawa punya tahun “hebat” misalnya Tahun Kebo Emas? Fenomena ini bukan sekadar pertunjukan dramatis manusia dalam sisi ingin mencapai derajat kepuasan materiil dan spiritual. Nah, bagaimana sikap orang jawa dalam konteks kebutuhan akan kondom? Wong Jawa mempunyai perhitungan tahun-tahun sebagai masa baik dan buruk, dan membaginya dalam mangsa-mangsa yang cukup rumit. Tapi soal kondom tidaklah penting, mengapa begitu? Zaman dulu ketika masih pakai lampu teplok (lampu dengan bahan bakar minyak tanah atau minyak kelapa) alias zaman belum mengenal listrik, orang jawa memiliki anak dalam jumlah banyak -bisa 10 atau lebih dari itu- sesuatu yang luar biasa. Waktu itu jelas tidak ada kondom, makin luar biasa lagi karena wong jawa punya ungkapan “banyak anak banyak rezeki”.

Lha sekarang bagaimana? Nyatanya orang jawa juga tidak terbiasa pakai kondom. Ini terjadi karena mereka mungkin tak suka pakai kondom, sebab malah tidak nyaman. mungkin bisnis kondom tak cocok di negeri ini karena “isi otak” kita memang tidak soal itu. Kultur kita tidak ingin “terkondomi” oleh yang lain-lain apalagi untuk urusan yang satu itu (hubungan Pasutri). Bukan berarti kita ini regresif, buktinya kita sudah “terkondomi” oleh racun Barat berupa sikap hedonistik dan paham konsumerisme, Sitik-sitik mewah – sitik-sitik tuku.

Tapi nampaknya sudah ada pergeseran paradigma juga, nyatalah orang jawa membatasi dalam melahirkan anak. Jumlah anak dalam satu keluarga antara 2-3 orang. Hal itu tentu tidak lepas dari tuntutan kebutuhan hidup dan himpitan masalah ekonomi yang sedang sulit. Apalagi, pemerintah Jateng melalui Pak Bibit Waluyo juga nyengkuyung program KB. Jadi ternyata prinsip hidup “banyak anak banyak rezeki” luntur juga karena soal ekonomi pailit, melilit, pelit, dan sulit.



Selasa, Maret 02, 2010

MEROKOK MENURUNKAN KONSENTRASI




Oleh: Sandra Novita Sari


Siapa bilang merokok dapat meningkatkan konsentrasi ? Alasan klise para pecandu rokok yang mengatakan rokok dapat mendatangkan berbagai inspirasi dan ide cemerlang itu terbantahkan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Amerika Serikat menyebutkan hal sebaliknya. Zat nikotin yang terkandung dalam rokok justru memyebabkan degradasi atau setidaknya berpotensi menurunkan tingkat perhatian dan konsentrasi para perokok aktif maupun pasif.


Sejumlah peneliti yang dipimpin Leslie Jacobson menemukan fakta bahwa remaja perokok yang juga terkena racun nikotin saat masih berada dalam kandungan menunjukan penurunan yang signifikan pada kemmpuan memperhatikan dan konsentrasi yang berkaitan dengan terganggunya penglihatan dan pendengaran mereka.


Penurunan tingkat perhatian dan konsentrasi akibat nikotin ini juga berpengaruh pada pria dan wanita meski dengan cara yang berbeda. Pada wanita misalnya, wanita perokok dengan kandungan nikotin yang tinggi berpotensi mengalami gangguan pada kesehatan rahim. Sementara pada pria zat nikotin berpengaruh pada pendengaran. Perbedaan pengaruh nikotin pada pria dan wanita sangat tergantung pada kerja nikotin terhadap produksi hormon.


Bila suatu penelitian membuktikan adanya penurunan kemampuan konsentrasi akibat pengaruh nikotin, lalu mengapa para pecandu rokok meyakini bahwa rokok dapat meningkatkan kemampuan berpikir? 

Menurut para ahli, nikotin bekerja dengan meningkatkan daya pacu jantung sehingga para perokok merasa lebih bersemangat. Selain itu, nikotin juga memacu produksi salah satu zat kimia yang terdapat pada otak yang disebut dopamine, zat ini berfungsi melegakan pikiran dan menenagkan. Meski demikian dalam jangka panjang nikotin justru mengurangi kemampuan otak.

                                                                                                


Efek dopamine secara tak langsung adalah merangsang perokok untuk merokok lebih banyak lagi agar dapat merasakan efek yang serupa.

Jika kebutuhan rokok tidak dipenuhi, maka akan timbul perasaan depresi dan kelelahan yang disebabkan menurunnya kemampuan untuk merespon dopamine tersebut. Inilah fase kecanduan pada perokok.


Jadi untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya langkah-langkah konkret semacam seminar dan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bahwa dibalik kenikmatan yang diberikan rokok, ada bahaya besar yang mengancam keselamatan jiwa.

_Sandra Novita Sari, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNNES

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!