Haus Oase
Karya: Sandra Noryz
Sebuah bangsa, sejuta wacana
selaksa dogma tanpa nyawa
tidakkah semua-mua meraba?
seseorang telah membakar rumahku
meluluh lantahkan isinya yang kuyu
hingga air-air kemanusiaan menjerit
tak lagi berderak parau
tak ada lagi sarang
Cuma bayang-bayang kematian yang mulai dipancarkan
musnah atap berteduh
oleh mereka prasunda lusuh
mereka yang cuma memaki
menghujati pemimpin sejati, tanpa membenahi
mesti segera dieksekusi
dirajam kerikil besi
rumahku butuh segera air penyelesaian
dan kontemplasi yang cerdas,
bukan hujatan-hujatan pedas,
oleh iblis-iblis yang cadas
Aku – maaf – kehabisan mufrodat,
tuk sekedar menyebutnya bangsat
tapi…ah…keparat !!!
Minggu, Agustus 09, 2009
Haus Oase
Labels:
Karya "Nyastra" or Sastra
Rindu pendidikan bermartabat&Merdeka. Kepramukaan adalah jalanku, sepanjang hayat. Kelahiran Wonogiri, 7 April 1984. SDN 56 Pangkal Pinang, SMPN 2 Jatipurno Wonogiri, SMAN 1 Jatisrono Wonogiri, S1 Kurtekdik Unnes, S2 Kurikulum&Teknologi Pembelajaran 2010, S3 Manajemen Kependidikan 2025. Sebaik-baiknya insan adalah yang bermanfaat bagi sesamanya;. per Oktober 2022 guru SMA N 13 Semarang menikah dengan Sri Edy Nugroho Wati (7 Nov 2010). Putra kami:Darma Brotosejati (22 Des/2011; Damaris Amrina Rosyada (5 Agust2015); Jannur Damarjati (18 Mar2018).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
DARI MASA KE MASA
DOAKU
Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!
Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.
Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.
Atur Pembuka

Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar