oleh widodo
Hidup manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi misalnya banyak menghasilkan mesin dan alat-alat seperti jam, meisn jahit, mesin cetak, mobil, mesin tenun, kapal terbang dan sebagainya, agar manusia dapat hidup lebih mudah, aman dan senang dalam lingkungannya. Di samping itu alat-alat itu juga menimbulkan macam-macam bahaya yang dapat merusak dan membahayakan hidup manusia.
Adanya alat-alat itu dapat mengubah pikiran manusia, mengubah cara kerja dan cara hidupnya. Juga pendidikan tidak bebas dari pengaruh teknologi.
Hasil teknologi sejak lama telah dimanfaatkan dalam pendidikan. Penemuan kertas, mesin cetak, radio, fim, televisi, computer, dan lain-lain segera dimanfaatkan bagi pendidikan. Pada hakikatnya alat-alat itu tidak dibuat khusus untuk keperluan pendidikan seperti radio, computer, Tv, dan lainnya. Akan tetapi, alat-alat itu ternyata dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Mungkin hanya “teaching machine” yang sengaja dibuat khusus untuk tujuan pendidikan.
Perkembangan pesat pemanfaatan teknologi dalam pendidikan secara mendunia sejak tahun 1950-an. Di Negara maju seperti Amerika Serikat, dan Jepang, alat-alat teknologi seperti radio, Tv, laboratorium bahasa, CCTV, film, OHP, dan sebagainya sudah merupakan fasilitas pendidikan yang biasa (Nasution, 1994: 100).
Proliferasi atau pertambahan cepat alat teknologi dalam pendidikan atau hardware menimbulkan ketinggalan dalam perkembangan software.
Alat-alat itu tidak dimanfaatkan sepenuhnya karena tidak daapt dijadikan fungsional dalam pengajaranya yang diberikan oleh guru. Keseimbangan antara hardware dan software merupakan suatu masalah. Bahkan untuk kepentingan dan perkembangan globalisasi saat ini, hardware dan software yang berkembang kurang diikuti dengan “brainware smart”.
Banyak yang diharapkan dari alat-laat teknologi pendidikan untuk membantu mengatasi berbagai masalah pendidikan, misalnya untuk mengatasi kekurangan guru guna memenuhi aspirasi belajar warga masyarakat yang cepat pertumbuhannya atau untuk membantu pelajar menguasai pengetahuan yang sangat pesat berkembang, sehingga disebut eksplosi pengetahuan untuk membantu siswa belajar secara individual dengan lebih efektif dan efisien.
Bentuk produk teknologi informasi dan komunikasi yang paling berkembangan pesat adalah internet. Kehadirannya berdampak luar biasa terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan.
Melalui internet setiap orang dapat mengakses ke dunia global untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh dalam keseluruhan perilakunya. Dalam kurun waktu yang amat cepat beberapa dasawarsa terakhir telah terjadi revolusi internet di berbagai negara serta penggunaannya dalam berbagai bidang kehidupan. Keberadaan internet pada masa kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan global. Kondisi ini sudah tentu akan memberikan dampak terhadap corak dan pola-pola kehidupan umat manusia secara keseluruhan. Dalam kaitan ini, setiap orang atau bangsa yang ingin lestari dalam menghadapi tantangan global, perlu meningkatkan kualitas dirinya untuk beradaptasi dengan tuntutan yang berkembang. TIK telah mengubah wajah pembelajaran yang berbeda dengan proses pembelajaran tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas.
Di masa-masa mendatang, arus informasi akan makin meningkat melalui jaringan internet yang bersifat global di seluruh dunia dan menuntut siapapun untuk beradaptasi dengan kecenderungan itu kalau tidak mau ketinggalan jaman. Dengan kondisi demikian maka pendidikan khususnya proses pembelajaran cepat atau lambat tidak dapat terlepas dari keberadaan komputer dan internet sebagai alat bantu utama.
Majalah Asiaweek terbitan 20-27 Agustus 1999 (http://www.e-dukasi.net/artikel/artikel_files/) telah menurunkan tulisan-tulisan dalam tema "Asia in the New Millenium" yang memberikan gambaran berbagai kecenderungan perkembangan yang akan terjadi di Asia dalam berbagai aspek seperti ekonomi, politik, agama, sosial, budaya, kesehatan, pendidikan, dsb. termasuk di dalamnya pengaruh revolusi internet dalam berbagai dimensi kehidupan.
Ruang kelas di masa yang akan datang disebut sebagai "cyber classroom" sebagai tempat anak-anak melakukan aktivitas pembelajaran secara individual maupun kelompok dengan pola belajar yang disebut "interactive learning" melalui komputer dan internet. Anak-anak berhadapan dengan komputer dan melakukan aktivitas pembelajaran secara interaktif melalui jaringan internet untuk memperoleh materi belajar dari berbagai sumber belajar. Anak akan melakukan kegiatan belajar yang sesuai dengan kondisi kemampuan individualnya sehingga anak yang lambat atau cepat akan memperoleh pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan dirinya.
Kurikulum dikembangkan sedemikian rupa dalam bentuk yang lebih fleksibel sesuai dengan kondisi lingkungan dan kondisi anak sehingga memberikan peluang untuk terjadinya proses pembelajaran maju berkelanjutan baik dalam dimensi waktu maupun ruang dan materi. Dalam situasi seperti ini, guru bertindak sebagai fasilitator pembelajaran sesuai dengan peran-peran sebagaimana dikemukakan di atas.
Bisa jadi kita sulit menemukan buku dan alat tulis karena setiap anak ketika bersekolah maupun pada kegiatan lain sudah dibekali laptop berakses internet, alat-alat musik modern, kudapan makan siang, dan kamera digital. Hal itu menunjukkan bahwa media virtual menguasai dunia belajar setiap manusia, tanpa itu akan ketinggalan.
Lebih dari itu, dampak dari pemanfaatan TIK itulah yang mesti diperhatikan, belum lagi dengan pola pikir manusia dalam berproses pendidikan yang memanfaatkan teknologi. Jarak tipis antara yang benar dan yang tidak tepat akan menjadi tantangan bagi kita dalam berkehidupan, termasuk dalam belajar.
Sumber:
1.Prof. Dr. S. Nasution, M.A. 1994. Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
2.Prof. Dr. H. Mohamad Surya. Potensi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Kelas. http://www.e-dukasi.net/artikel/artikel_files/. Diunduh 18 Januari 2008.
Rabu, Mei 13, 2009
APLIKASI TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBAL
Rindu pendidikan bermartabat&Merdeka. Kepramukaan adalah jalanku, sepanjang hayat. Kelahiran Wonogiri, 7 April 1984. SDN 56 Pangkal Pinang, SMPN 2 Jatipurno Wonogiri, SMAN 1 Jatisrono Wonogiri, S1 Kurtekdik Unnes, S2 Kurikulum&Teknologi Pembelajaran 2010, S3 Manajemen Kependidikan 2025. Sebaik-baiknya insan adalah yang bermanfaat bagi sesamanya;. per Oktober 2022 guru SMA N 13 Semarang menikah dengan Sri Edy Nugroho Wati (7 Nov 2010). Putra kami:Darma Brotosejati (22 Des/2011; Damaris Amrina Rosyada (5 Agust2015); Jannur Damarjati (18 Mar2018).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
DARI MASA KE MASA
DOAKU
Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!
Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.
Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.
Atur Pembuka

Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar