Minggu, Januari 01, 2023

Upgrading dan Pengukuhan, serta Penutupan Program Guru Penggerak angkatan 4

 Tanggal 29 Desember 2022 adalah momentum istimewa bagi guru penggerak, khususnya Guru Penggerak Jawa Tengah. Setelah sehari sebelumnya dinyatakan lulus sebagai guru penggerak, mereka diundang hadir di Solo untuk mengikuti “pengukuhan”. Seperti kita ketahui Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 4, sebanyak 7.948 peserta dinyatakan lulus sebagai Guru Penggerak. "Pada angkatan 1-3 rata-rata sekitar 2.800 guru setiap angkatan. Di angkatan 4 ini jumlahnya sangat besar, 8.053 peserta yang mengikuti, dan sebanyak 7.948 orang yang mengikuti pendidikan kita nyatakan lulus sebagai Guru Penggerak," kata Direktur Kepala, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Ditjen GTK, Praptono dalam keterangannya, Jumat (30/12/2022).

PGP Angkatan 4 menjadi sangat istimewa karena jumlah peserta yang mengikuti cukup banyak dibandingkan angkatan sebelumnya. Para guru yang dinyatakan lulus tersebut telah mengikuti proses pendidikan, pendampingan dari pengajar praktik, serta pemberian materi dari fasilitator dan instruktur. Peserta yang dinyatakan lulus pada PGP Angkatan 4, berhak mendapatkan sertifikat sebagai Guru Penggerak. "Dengan sertifikat tersebut, sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak, Bapak/Ibu telah memenuhi standar administratif untuk diangkat menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah.

PGP merupakan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya yang dapat mewujudkan Merdeka Belajar bagi peserta didik. Program yang merupakan rangkaian kebijakan Merdeka Belajar Episode 5 ini bertujuan memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru, sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah, serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan. Dalam pelaksanaannya, PGP didesain melalui pendekatan andragogi dan blended learning selama 9 (sembilan) bulan. Program ini didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan. Untuk itu, 70 persen kegiatan dilakukan dalam bentuk on-the-job training, di mana guru sebagai peserta PGP tetap bertugas mengajar dan menggerakkan komunitas di sekolah.

Saya sebagai pengajar praktik (PP/pendamping) angkatan 4 ini, merasa bersyukur, tugas sebagai PP tuntas sudah. Lebih dari itu, aneka ragam pengalaman inspiratif di dapat selama program, tentu saja ini bermanfaat untuk diri saya dan sekolah kami. Harus saya akui, diantara sekian banyak workshop, pelatihan, diklat, kursus dan sebagainya, program guru penggerak paling berkesan, 9 bulan atau boleh dibilang 13 bulan, ini adalah diklat terlama yang pernah saya ikut andil didalamnya. Semoga transformasi pendidikan indonesia dapat terwujud.

Kepada rekan-rekan saya, khususnya 7 guru penggerak hebat: Bu Tris, bu Yanti, bu Tina, Bu Ade, bu Anna, pak Nana, dan Pak Ali, selamat atas segala proses dan capaiannya. Semoga kita dipertemukan lagi, sukses selalu.

 Sumber:https://www.kompas.com/edu/read/2022/12/30/140706871/kemendikbud-ristek-7948-peserta-lulus-jadi-guru-penggerak-angkatan-4?page=all.

Tidak ada komentar:

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!