Kamis, September 03, 2009

GAMBAR SEJUTA MAKNA

Gambar Sejuta Makna

Aku bilang malam, iya.

Langitpun muram!

Tanpa bintang dan hanya awan,

rembulan tak mau hiraukan gerutu angin mempermainkan dedaunan!

Tiada yang mau menjawab, mungkin karena diam??

Diam.

Tidur?bisu?tuli? atau memang tak mengerti? Ahh.

Bosan, alasan tanpa pendirian!

Sebuah prinsipil yang tak jauh,

Bahkan Nampak mesra dengan idealis!

Berdiri menjunjung humanis, tapi sayang serentak membangkang tameng alang-alang!

Sinestesis berdualis dengan ironi.

Jangan anggap mimpi!

Walau saat kau tersadar.

Tetap lelap tertidur?? Nanti. (Sandra noryz, 21/6 2009. 21:19:04 WIB malam)


LESAP aku-Mu (lesap:hilang dengan sengaja)

Sejak kapan aku menjadi tuhan,

Makin liar kurampas dan kucaci semua

Aku dan keakuanku semakin aku tau aku,

Semakin aku menjadi jadi

Aku lepas keakuanku

Semakin aku menjadi tuhan_.......biar 2.



(Sabtu, 11 Juli 2009/Sandra N/18:47:09WIB/Wngri)

Tidak ada komentar:

DARI MASA KE MASA




DOAKU

Ya ...Alloh, rachmatilah saudaraku dimanapun berada, tentramkanlah keluarganya, berkahilah rizkinya dan kesehatannya, kuatkanlah iman-takwanya, tinggikan derajatnya, kabulkanlah doa-doanya, serta ampunilah dosa-kekhilafanku!

Semoga kehidupan kita hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini...aamin.

Atur Pembuka


Selamat datang di kawasan wajib senyum. Mari berbicara dari hati ke hati.
Ada hal-hal yang kurang berkenan itu wajar, dan ketidakpuasan juga hal wajar.
Hujan berganti kemarau, mari disambut dengan lapang dada karena memang sumuk... Bismillah.
"Sedetik dimata, selamanya di Jiwa"
Salam Pramuka!